AL-WAAQI’AH (HARI KIAMAT) Surat Ke-56 : 96 Ayat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ
When the Event inevitable cometh to pass,
001. (Apabila hari kiamat terjadi) bilamana hari terakhir tiba.

لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ
Then will no (soul) entertain falsehood concerning its coming.
002. (Tidak ada seorang pun dapat berdusta tentang kejadiannya) maksudnya, tiada seorang pun yang tidak mempercayai kejadiannya sebagaimana ia tidak mempercayainya sewaktu di dunia.

خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ
(Many) will it bring low; (many) will it exalt;
003. (Ia merendahkan dan meninggikan) artinya, kejadian hari kiamat itu menampakkan siapa di antara mereka yang terhina karena dimasukkan ke dalam neraka, dan siapa di antara mereka yang ditinggikan derajatnya karena dimasukkan ke dalam surga.

إِذَا رُجَّتِ الأرْضُ رَجًّا
When the earth shall be shaken to its depths,
004. (Apabila bumi diguncangkan dengan se dahsyat-dahsyatnya) yakni bilamana bumi mengalami gempa yang amat dahsyat.

وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا
And the mountains shall be crumbled to atoms,
005. (Dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya) atau apabila gunung-gunung dihancurleburkan.

فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا
Becoming dust scattered abroad,
006. (Maka jadilah dua debu) yaitu berupa debu (yang beterbangan) yang menyebar ke mana-mana. Lafal Idzaa kedua menjadi Badal dari lafal Idza pertama.

وَكُنْتُمْ أَزْوَاجًا ثَلاثَةً
And ye shall be sorted out into three classes.
007. (Dan kalian menjadi) pada hari kiamat itu (bergolong-golongan) terdiri dari golongan-golongan (yang terbagi tiga).

فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
Then (there will be) the Companions of the Right Hand;- What will be the Companions of the Right Hand?
008. (Yaitu golongan kanan) mereka adalah orang-orang yang kitab catatan amal perbuatan mereka diberikan kepadanya dari sebelah kanan. Kalimat ayat ini menjadi Mubtada sedangkan Khabarnya ialah, (Alangkah mulianya golongan kanan itu) kalimat ayat ini mengandung makna yang mengagungkan dan memuliakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam surga.

وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ
And the Companions of the Left Hand,- what will be the Companions of the Left Hand?
009. (Dan golongan kiri) yakni mereka yang kitab catatan amalnya diberikan kepadanya dari sebelah kiri. (Alangkah sengsaranya golongan kiri itu) ungkapan ini mengandung makna yang menghinakan kedudukan mereka, karena mereka dimasukkan ke dalam neraka.

وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ
And those Foremost (in Faith) will be Foremost (in the Hereafter).
010. (Dan orang-orang yang paling dahulu) dalam kebaikan, mereka adalah para nabi; ayat ini berkedudukan menjadi Mubtada (yaitu orang-orang yang paling dahulu) lafal ayat ini mengukuhkan makna ayat pertama, dimaksud sebagai ungkapan tentang keagungan kedudukan mereka.

أُولَئِكَ الْمُقَرَّبُونَ
These will be those Nearest to Allah:
011. (Mereka itulah orang yang didekatkan).

فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ
In Gardens of Bliss:
012. (Berada di dalam surga-surga yang penuh dengan kenikmatan).

ثُلَّةٌ مِنَ الأوَّلِينَ
A number of people from those of old,
013. (Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu) menjadi Mubtada, artinya golongan mayoritas dari umat-umat terdahulu.

وَقَلِيلٌ مِنَ الآخِرِينَ
And a few from those of later times.
014. (Dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian) yakni dari kalangan umat Nabi Muhammad saw. Mereka terdiri dari bagian besar umat-umat terdahulu dan umat Nabi Muhammad adalah orang-orang yang paling dahulu masuk surga.

عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ
(They will be) on Thrones encrusted (with gold and precious stones),
015. (Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata) yaitu singgasana-singgasana yang terbuat dari emas dan permata.

مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ
Reclining on them, facing each other.
016. (Seraya bersandarkan di atasnya berhadap-hadapan) kedua lafal ayat ini berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan bagi Dhamir yang terkandung di dalam Khabar.

يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ
Round about them will (serve) youths of perpetual (freshness),
017. (Mereka dikelilingi) oleh para pelayan (yang terdiri dari anak-anak muda yang tetap muda) maksudnya, mereka tetap muda untuk selama-lamanya.

بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ
With goblets, (shining) beakers, and cups (filled) out of clear-flowing fountains:
018. (Dengan membawa gelas-gelas) atau tempat-tempat minum yang tidak ada ikatan atau pegangannya (dan cerek) yakni tempat untuk menuangkan minuman yang mempunyai pegangan dan ada pipa penuangannya (dan guci) yaitu, tempat untuk meminum khamar (yang isinya diambil dari air yang mengalir) yaitu dari khamar yang mengalir dari sumbernya yang tidak pernah kering untuk selama-lamanya.

لا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلا يُنْزِفُونَ
No after-ache will they receive therefrom, nor will they suffer intoxication:
019. (Mereka tidak pernah merasa pening karenanya dan tidak pula mabuk) dapat dibaca Yanzafuuna atau Yanzifuuna, berasal dari lafal Nazafasy Syaaribu, dan Anzafasy Syaaribu. Artinya mereka tidak merasa pening dan tidak pula merasa mabuk karena meminumnya, berbeda dengan khamar di dunia.

وَفَاكِهَةٍ مِمَّا يَتَخَيَّرُونَ
And with fruits, any that they may select:
020. (Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih).

وَلَحْمِ طَيْرٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ
And the flesh of fowls, any that they may desire.
021. (Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan) untuk mereka nikmati sepuas-puasnya.

وَحُورٌ عِينٌ
And (there will be) Companions with beautiful, big, and lustrous eyes,-
022. (Dan bidadari-bidadari) yakni wanita-wanita yang memiliki mata hitam pekat pada bagian yang hitamnya dan putih bersih pada bagian yang putihnya (yang bermata jeli) artinya, matanya lebar tetapi cantik. Harakat huruf ‘Ainnya dikasrahkan sebagai pengganti dari harakat fatahnya demi untuk menyesuaikan diri dengan huruf Ya sesudahnya. Bentuk tunggalnya adalah ‘Ainaa wazannya sama dengan Hamraa. Tetapi menurut suatu qiraat dibaca Huurin ‘Inin yakni dibaca Jarr.

كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ
Like unto Pearls well-guarded.
023. (Laksana mutiara yang tersimpan) yang disimpan dan terpelihara.

جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
A Reward for the deeds of their past (life).
024. (Sebagai balasan) menjadi Maf’ul Lah, atau Mashdar, sedangkan ‘Amilnya diperkirakan keberadaannya, yaitu, Kami jadikan hal-hal yang telah disebutkan itu buat mereka sebagai pembalasan. Atau, Kami memberikan balasan kepada mereka (bagi apa yang telah mereka kerjakan).

لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا تَأْثِيمًا
Not frivolity will they hear therein, nor any taint of ill,-
025. (Mereka tidak mendengar di dalamnya) di dalam surga itu (perkataan yang tidak ada gunanya) yakni perkataan jorok (dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa) maksudnya perkataan yang berdosa.

إِلا قِيلا سَلامًا سَلامًا
Only the saying, “Peace! Peace “.
026. (Akan tetapi) (dikatakan) kepada mereka ucapan (Salam, Salam) lafal ayat ini menjadi Badal dari lafal Qiilan; mereka benar-benar mendengarnya.

وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ
The Companions of the Right Hand,- what will be the Companions of the Right Hand?
027. (Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu).

فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ
(They will be) among Lote-trees without thorns,
028. (Berada di antara pohon bidara) atau dikenal dengan nama pohon Nabaq (yang tidak berduri) tidak ada durinya.

وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ
Among tall trees with flowers (or fruits) piled one above another,-
029. (Dan pohon pisang) yang juga dikenal dengan nama pohon muz (yang bersusun-susun) buahnya mulai dari bagian atas hingga bagian bawahnya.

وَظِلٍّ مَمْدُودٍ
In shade long-extended,
030. (Dan naungan yang terbentang luas) untuk selama-lamanya.

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ
By water flowing constantly,
031. (Dan air yang tercurah) maksudnya air yang mengalir terus selama-lamanya.

وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ
And fruit in abundance.
032. (Dan buah-buahan yang banyak).

لا مَقْطُوعَةٍ وَلا مَمْنُوعَةٍ
Whose season is not limited, nor (supply) forbidden,
033. (Yang tidak berhenti) buahnya. karena musim-musiman (dan tidak terlarang mengambilnya) artinya, ia boleh diambil tanpa harus membayarnya.

وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ
And on Thrones (of Dignity), raised high.
034. (Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk) yang diletakkan di atas dipan-dipan.

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً
We have created (their Companions) of special creation.
035. (Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung) maksudnya, bidadari-bidadari yang jelita lagi cantik itu Kami ciptakan tanpa melalui proses kelahiran terlebih dahulu.

فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا
And made them virgin – pure (and undefiled), –
036. (Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan) yakni perawan semuanya; setiap kali suami-suami mereka menggaulinya, para suami itu menjumpai mereka dalam keadaan perawan kembali; dan tidak ada rasa sakit dikala menggaulinya.

عُرُبًا أَتْرَابًا
Beloved (by nature), equal in age,-
037. (Penuh cinta) dapat dibaca ‘Uruban atau ‘Urban, bentuk jamak dari lafal ‘Aruubun, artinya wanita yang sangat mencintai suaminya dan sangat merindukannya (lagi sebaya umurnya) setara umurnya; bentuk jamak dari lafal Turbun.

لأصْحَابِ الْيَمِينِ
For the Companions of the Right Hand.
038. (Untuk golongan kanan) menjadi Shilah dari lafal Ansya-naahunna, atau dari lafal Ja’alnaahunna. Yakni Kami ciptakan atau Kami jadikan mereka untuk golongan kanan. Golongan kanan itu adalah,

ثُلَّةٌ مِنَ الأوَّلِينَ
A (goodly) number from those of old,
039. (segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu).

وَثُلَّةٌ مِنَ الآخِرِينَ
And a (goodly) number from those of later times.
040. (Dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian).

وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ
The Companions of the Left Hand,- what will be the Companions of the Left Hand?
041. (Dan golongan kiri, alangkah celakanya golongan kiri itu).

فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ
(They will be) in the midst of a Fierce Blast of Fire and in Boiling Water,
042. (Dalam angin yang amat panas) yaitu angin panas dari neraka, panas angin itu dapat menembus sampai ke pori-pori (dan air panas yang mendidih) yang panasnya tak terperikan.

وَظِلٍّ مِنْ يَحْمُومٍ
And in the shades of Black Smoke:
043. (Dan dalam naungan asap yang hitam) mereka diliputi oleh asap yang sangat hitam.

لا بَارِدٍ وَلا كَرِيمٍ
Nothing (will there be) to refresh, nor to please:
044. (Tidak sejuk) tidak sebagaimana naungan yang biasanya (dan tidak menyenangkan) tidak baik pemandangannya.

إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ
For that they were wont to be indulged, before that, in wealth (and luxury),
045. (Sesungguhnya mereka sebelum itu) yakni sewaktu-waktu berada di dunia (hidup bermewah-mewah) mereka selalu hidup bersenang-senang dan tidak mau melelahkan diri mereka dalam ketaatan.

وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيمِ
And persisted obstinately in wickedness supreme!
046. (Dan mereka terus menerus mengerjakan dosa) melakukan perbuatan dosa (yang besar) yaitu perbuatan menyekutukan Allah.

وَكَانُوا يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ
And they used to say, “What! when we die and become dust and bones, shall we then indeed be raised up again?-
047. (Dan mereka selalu mengatakan, “Apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan?) kedua huruf Hamzah pada dua tempat dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil.

أَوَآبَاؤُنَا الأوَّلُونَ
“(We) and our fathers of old? ”
048. (Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu dibangkitkan pula? “) lafal Awa huruf Wawunya dibaca Fat-hah, sedangkan huruf Hamzahnya menunjukkan kata tanya, Hamzah atau kata tanya pada ayat ini dan pada ayat sebelumnya mengandung arti Istib’ad, artinya jauh dari kemungkinan; ini berdasarkan keyakinan mereka yang tidak mempercayainya. Tetapi menurut suatu qiraat huruf Wawu dibaca Sukun sehingga bacaannya menjadi Au karena di’athafkan kepada Inna dan Isimnya secara Mahall.

قُلْ إِنَّ الأوَّلِينَ وَالآخِرِينَ
Say: “Yea, those of old and those of later times,
049. (Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian,)

لَمَجْمُوعُونَ إِلَى مِيقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُومٍ
“All will certainly be gathered together for the meeting appointed for a Day well-known.
050. (benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu) atau waktu yang tertentu (pada hari yang dikenal) yaitu pada hari kiamat.

ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ
“Then will ye truly,- O ye that go wrong, and treat (Truth) as Falsehood!-
051. (Kemudian sesungguhnya kalian, hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!)

لآكِلُونَ مِنْ شَجَرٍ مِنْ زَقُّومٍ
“Ye will surely taste of the Tree of Zaqqum.
052. (Benar-benar akan memakan pohon zaqqum) lafal Min zaqquum menjadi Bayan dari lafal Min Syajarin.

فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ
“Then will ye fill your insides therewith,
053. (Maka kalian akan memenuhi dengannya) dengan pohon zaqqum itu (perut-perut kalian).

فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيمِ
“And drink Boiling Water on top of it:
054. (Sesudah itu kalian minum) yakni sesudah memakan buah pohon zaqqum itu (air yang sangat panas).

فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ
“Indeed ye shall drink like diseased camels raging with thirst! ”
055. (Maka kalian minum seperti minumnya) dapat dibaca Syarba, atau Syurba, dalam keadaan Nashab karena menjadi Mashdar (unta yang kehausan) maksudnya, bagaikan unta yang sedang kehausan. Lafal Al Hiim adalah bentuk jamak dari lafal Haiman untuk jenis jantan, dan untuk jenis betina dikatakan Haimaa; wazannya sama dengan lafal ‘Athsyaan dan ‘Athsyaa.

هَذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ
Such will be their entertainment on the Day of Requital!
056. (Itulah hidangan untuk mereka) apa yang disediakan untuk mereka (pada hari pembalasan “) yakni di hari kiamat nanti.

نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلا تُصَدِّقُونَ
It is We Who have created you: why will ye not witness the Truth?
057. (Kami telah menciptakan kalian) dari tiada (maka mengapa tidak) kenapa tidak (kalian membenarkan) atau mempercayai adanya hari berbangkit, karena sesungguhnya Allah yang mampu menciptakan mereka. Dia mampu pula untuk menghidupkan mereka kembali.

أَفَرَأَيْتُمْ مَا تُمْنُونَ
Do ye then see?- The (human Seed) that ye throw out,-
058. (Maka terangkanlah kepada-Ku nuthfah yang kalian tumpahkan) yakni air mani yang kalian tumpahkan ke dalam rahim wanita.

أَأَنْتُمْ تَخْلُقُونَهُ أَمْ نَحْنُ الْخَالِقُونَ
Is it ye who create it, or are We the Creators?
059. (Kamukah) dapat dibaca Tahqiq dan dapat pula dibaca Tas-hil (yang menciptakannya) yakni air mani itu kemudian menjadi manusia (atau Kami kah yang menciptakannya?)

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
We have decreed Death to be your common lot, and We are not to be frustrated
060. (Kami telah menentukan) dapat dibaca Qaddarnaa atau Qadarnaa (kematian di antara kalian dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan) dibuat tak berdaya.

عَلَى أَنْ نُبَدِّلَ أَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِي مَا لا تَعْلَمُونَ
from changing your Forms and creating you (again) in (forms) that ye know not.
061. (Untuk) maksudnya, supaya Kami (menggantikan) menjadikan (orang-orang yang seperti kalian) sebagai pengganti dari kalian (dan menciptakan kalian kelak) di akhirat (dalam keadaan yang tidak kalian ketahui) maksudnya, dalam bentuk yang belum kalian ketahui, seperti dalam bentuk kera atau babi, umpamanya.

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْأَةَ الأولَى فَلَوْلا تَذَكَّرُونَ
And ye certainly know already the first form of creation: why then do ye not celebrate His praises?
062. (Dan sesungguhnya kalian telah mengetahui penciptaan yang pertama) menurut suatu qiraat lafal An Nasy`ata boleh dibaca An-Nasya`ata (maka mengapa kalian tidak mengambil pelajaran?) lafal Tadzakkaruuna asalnya adalah Tatadzakkaruuna, lalu huruf Ta yang kedua diidgamkan kepada huruf Dzal.

أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ
See ye the seed that ye sow in the ground?
063. (Maka terangkanlah kepada-Ku tentang yang kalian tanam?) yaitu tentang tanah yang kalian bajak lalu kalian semaikan benih-benih di atasnya.

أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ
Is it ye that cause it to grow, or are We the Cause?
064. (Kaliankah yang menumbuhkannya) suatu pertanyaan, apakah kalian yang telah menumbuhkannya (ataukah Kami yang menumbuhkannya?)

لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ
Were it Our Will, We could crumble it to dry powder, and ye would be left in wonderment,
065. (Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering lagi keropos) maksudnya, tumbuhan yang kalian tanam itu menjadi kering tak ada biji dan isinya (maka jadilah kalian) pada asalnya lafal Zhaltum adalah Zhaliltum, lalu huruf Lam yang berharakat dibuang demi untuk meringankan bunyi sehingga jadilah Zhaltum, yakni jadilah kalian pada keesokan harinya (heran tercengang) keheranan karena melihat hal tersebut. Lafal Tafakkahuuna asalnya Tatafakkahuuna, lalu salah satu dari kedua huruf Ta dibuang sehingga menjadi Tafakkahuuna.

إِنَّا لَمُغْرَمُونَ
(Saying), “We are indeed left with debts (for nothing):
066. (-Seraya mengatakan-, “Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian,) biaya yang telah kami tanamkan buat tanaman kami.

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ
“Indeed are we shut out (of the fruits of our labour) ”
067. (Bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa “) kami tidak mendapatkan rezeki apa-apa.

أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ
See ye the water which ye drink?
068. (Maka terangkanlah kepada-Ku tentang air yang kalian minum.)

أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ
Do ye bring it down (in rain) from the cloud or do We?
069. (Kaliankah yang menurunkannya dari awan) lafal Muzni adalah bentuk jamak dari lafal Muznatun, artinya awan yang membawa air hujan (ataukah Kami yang menurunkannya).

لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلا تَشْكُرُونَ
Were it Our Will, We could make it salt (and unpalatable): then why do ye not give thanks?
070. (Kalau Kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin) berasa asin hingga tidak dapat diminum (maka mengapa tidak) kenapa tidak (kalian bersyukur?

أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ
See ye the Fire which ye kindle?
071. (Maka terangkanlah kepada-Ku tentang api yang kalian nyalakan) yang kalian keluarkan dari gosokan-gosokan kayu yang hijau.

أَأَنْتُمْ أَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنْشِئُونَ
Is it ye who grow the tree which feeds the fire, or do We grow it?
072. (Kaliankah yang menjadikan kayu itu) yang dimaksud adalah pohon Marakh dan pohon ‘Affar yang kayunya dapat dijadikan sebagai pemantik api (atau Kamikah yang menjadikannya?).

نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِلْمُقْوِينَ
We have made it a memorial (of Our handiwork), and an article of comfort and convenience for the denizens of deserts.
073. (Kami menjadikan api itu untuk peringatan) yakni mengingatkan tentang neraka Jahanam (dan sebagai bekal) dalam perjalanan (bagi orang-orang yang mengadakan perjalanan) diambil dari lafal Aqwal Qaumu, yakni kaum itu kini berada di padang pasir yang tandus, tiada tumbuh-tumbuhan dan air padanya.

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
Then celebrate with praises the name of thy Lord, the Supreme!
074. (Maka bertasbihlah) artinya, Maha Sucikanlah (dengan menyebut nama) huruf Ba di sini adalah Zaidah (Rabbmu Yang Maha Besar) yakni Allah Yang Maha Besar.

فَلا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ
Furthermore I call to witness the setting of the Stars,-
075. (Maka Aku bersumpah) huruf Laa di sini adalah Zaidah (dengan nama tempat-tempat terbenamnya bintang-bintang) tempat-tempat bintang-bintang tenggelam.

وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ
And that is indeed a mighty adjuration if ye but knew,-
076. (Sesungguhnya sumpah itu) sumpah dengan memakai namanya ita (adalah sumpah yang besar kalau kalian mengetahui) jika kalian termasuk orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan niscaya kalian mengetahui besarnya sumpah ini.

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ
That this is indeed a qur’an Most Honourable,
077. (Sesungguhnya ini) yakni yang dibacakan kepada kalian (adalah Alquran yang sangat mulia).

فِي كِتَابٍ مَكْنُونٍ
In Book well-guarded,
078. (Pada Kitab) yang tertulis dalam Kitab (yang terpelihara) yang dijaga, maksudnya Mushhaf Alquran.

لا يَمَسُّهُ إِلا الْمُطَهَّرُونَ
Which none shall touch but those who are clean:
079. (Tidak menyentuhnya) adalah kalimat berita, tetapi mengandung makna perintah, yakni jangan menyentuhnya (kecuali orang-orang yang telah bersuci) yakni orang-orang yang telah menyucikan dirinya dari hadas-hadas.

تَنْزِيلٌ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ
A Revelation from the Lord of the Worlds.
080. (Diturunkan) ia diturunkan (dari Rabb semesta alam).

أَفَبِهَذَا الْحَدِيثِ أَنْتُمْ مُدْهِنُونَ
Is it such a Message that ye would hold in light esteem?
081. (Maka apakah terhadap firman ini) Alquran ini(kalian menganggapnya remeh?) meremehkan dan mendustakannya

وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ
And have ye made it your livelihood that ye should declare it false?
082. (Kalian menjadikan rezeki yang diberikan kepada kalian) yaitu berupa air hujan; kalian membalasnya (dengan mendustakan) rezeki yang diberikan Allah kepada kalian berupa air hujan itu karena kalian telah mengatakan, “Kami di beri hujan oleh bintang anu “.

فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ
Then why do ye not (intervene) when (the soul of the dying man) reaches the throat,-
083. (Maka mengapa tidak) kenapa tidak (sewaktu nyawa sampai) pada saat menjelang kematian (di tenggorokan) yakni pada saat nyawa sampai pada kerongkongan.

وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ
And ye the while (sit) looking on,-
084. (Padahal kalian) hai orang-orang yang menghadiri saat kematian (ketika itu melihat) kapada orang yang sedang mengalami kematiannya.

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لا تُبْصِرُونَ
But We are nearer to him than ye, and yet see not,-
085. (Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian) yakni melalui pengetahuan-Ku. (Tetapi kalian tidak melihat) kalian tidak mengetahui hal tersebut, lafal Tubshiruuna ini diambil dari lafal Bashiirah yang artinya melihat.

فَلَوْلا إِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ
Then why do ye not,- If you are exempt from (future) account,-
086. (Maka mengapa tidak) kenapa tidak (jika kalian merasa tidak akan dibalas) merasa tidak akan dibangkitkan nanti, sesuai dengan dugaan kalian.

تَرْجِعُونَهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Call back the soul, if ye are true (in the claim of independence)?
087. (Kalian mengembalikan nyawa itu) maksudnya, mengembalikannya ke dalam tubuh kalian sendiri sesudah nyawa itu mencapai kerongkongan? (jika kalian adalah orang-orang yang benar) di dalam pengakuan kalian itu. Lafal Falaulaa yang kedua mengukuhkan makna lafal Laulaa pertama. Sedangkan lafal Idzaa yang terkandung di dalam lafal Hiinaidzin menjadi Zharaf bagi lafal Tarji’uuna yang bergantung kepadanya kedua Syarat tersebut. Makna ayat, mengapa kalian tidak mengembalikan nyawa kalian sendiri ke dalam tubuh kalian, jika kalian tidak mempercayai adanya hari berbangkit dan kalian benar-benar meniadakannya? Yakni hendaknya kalian meniadakan pula kematian itu sebagai pengganti dari ketidakpercayaan kalian kepada adanya hari berbangkit.

فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Thus, then, if he be of those Nearest to Allah,
088. (Adapun jika dia) orang yang mati itu (termasuk orang-orang yang didekatkan-kepada Allah-).

فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ
(There is for him) Rest and Satisfaction, and a Garden of Delights.
089. (Maka dia memperoleh ketenteraman) dia mendapatkan ketenangan (dan rezeki) yang baik (serta surga yang penuh dengan kenikmatan) apakah jawab ini bagi lafal Amma ataukah bagi In, ataukah menjadi Jawab bagi kedua-duanya?, sehubungan dengan masalah ini ada beberapa pendapat.

وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
And if he be of the Companions of the Right Hand,
090. (Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan).

فَسَلامٌ لَكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
(For him is the salutation), “Peace be unto thee “, from the Companions of the Right Hand.
091. (Maka keselamatan bagi kamu) yakni baginya keselamatan dari siksaan (karena kamu termasuk golongan kanan) karena dia termasuk di antara mereka.

وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ
And if he be of those who treat (Truth) as Falsehood, who go wrong,
092. (Dan adapun jika dia termasuk golongan orang-orang yang mendustakan lagi sesat).

فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ
For him is Entertainment with Boiling Water.
093. (Maka dia mendapat hidangan air yang sangat panas).

وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ
And burning in Hell-Fire.
094. (Dan dibakar di dalam neraka Jahim).

إِنَّ هَذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِينِ
Verily, this is the Very Truth and Certainly.
095. (Sesungguhnya yang disebutkan ini adalah suatu keyakinan yang benar) lafal Haqqul Yaqiin termasuk ungkapan dengan memakai cara mengidhafahkan Maushuf kepada sifatnya.

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ
So celebrate with praises the name of thy Lord, the Supreme.
096. (Maka bertasbihlah kamu dengan menyebut nama Rabbmu Yang Maha Besar) penafsirannya sebagaimana yang telah lalu.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: