AL-MA’AARIJ (TEMPAT-TEMPAT NAIK) Surat Ke-70 : 44 Ayat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ
A questioner asked about a Penalty to befall-
001. (Seseorang telah meminta) yakni berdoa meminta (kedatangan azab yang akan menimpa.)

لِلْكَافِرينَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ
The Unbelievers, the which there is none to ward off,-
002. (Untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya) dia adalah Nadhr bin Haris, ia mengatakan di dalam permintaannya, sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya, “Ya Allah, jika betul (Alquran) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau… ” (Q.S. Al-Anfal 32)

مِنَ اللَّهِ ذِي الْمَعَارِجِ
(A Penalty) from Allah, Lord of the Ways of Ascent.
003. (Yang datang dari Allah) lafal minallaah ini berkaitan erat dengan lafal Waaqi’ yang ada di akhir ayat pertama (yang mempunyai tempat-tempat naik) tempat-tempat naik bagi para malaikat, yaitu langit.

تَعْرُجُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
The angels and the spirit ascend unto him in a Day the measure whereof is (as) fifty thousand years:
004. (Naiklah) dapat dibaca ta`ruju dan ya`ruju (malaikat-malaikat dan Jibril) Malaikat Jibril (kepada-Nya) kepada tempat turun bagi perintah-Nya di langit (dalam sehari) lafal fii yaumin bertaalluq kepada lafal yang tidak disebutkan, azab menimpa orang-orang kafir pada hari kiamat (yang kadarnya lima puluh ribu tahun) ini menurut apa yang dirasakan oleh orang kafir, karena penderitaan dan kesengsaraan yang mereka temui di hari itu. Adapun orang yang beriman merasakan hal itu amat pendek, bahkan lebih pendek daripada satu kali salat fardu yang dilakukan sewaktu di dunia. Demikianlah menurut keterangan yang disebutkan di dalam hadis.

فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلا
Therefore do thou hold Patience,- a Patience of beautiful (contentment).
005. (Maka bersabarlah kamu) ayat ini diturunkan sebelum ada perintah berperang (dengan sabar yang baik) sabar yang tidak disertai dengan gelisah.

إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيدًا
They see the (Day) indeed as a far-off (event):
006. (Sesungguhnya mereka memandangnya) memandang azab itu (jauh) artinya mustahil akan terjadi.

وَنَرَاهُ قَرِيبًا
But We see it (quite) near.
007. (Sedangkan Kami memandangnya dekat) pasti terjadi.

يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ
The Day that the sky will be like molten brass,
008. (Pada hari ketika langit) lafal ayat ini bertaalluq kepada lafal yang tidak disebutkan, yaitu azab itu terjadi pada hari ketika langit (menjadi seperti luluhan perak) seperti leburan perak.

وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ
And the mountains will be like wool,
009. (Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu) maksudnya bagaikan bulu domba ringannya, terbawa terbang oleh angin.

وَلا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا
And no friend will ask after a friend,
010. (Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya) tiada karib kerabat yang menanyakan kerabatnya, karena pada hari itu masing-masing orang disibukkan oleh keadaannya sendiri.

يُبَصَّرُونَهُمْ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ
Though they will be put in sight of each other,- the sinner’s desire will be: Would that he could redeem himself from the Penalty of that Day by (sacrificing) his children,
011. (Sedangkan mereka saling melihat) sebagian teman-teman akrab itu saling melihat kepada sebagian yang lain, dan mereka saling mengenal antara yang satu dengan yang lainnya akan tetapi mereka tiada berkata barang sepatah pun. Jumlah ayat ini merupakan kalimat baru atau jumlah isti’naf. (Orang kafir ingin) ia berharap (kalau sekiranya) lafal lau di sini bermakna an, yakni bahwasanya (dia dapat menebus dirinya dari azab hari itu) dapat dibaca yaumi’idzin dan yauma’idzin (dengan anak-anaknya.)

وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ
His wife and his brother,
012. (Dan istrinya) atau teman hidupnya (dan saudaranya.)

وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْوِيهِ
His kindred who sheltered him,
013. (Dan kaum familinya) atau famili-familinya, mereka dinamakan fashiilah karena orang yang bersangkutan terpisah hubungannya dengan mereka (yang melindunginya) yang pernah mengasuhnya.

وَمَنْ فِي الأرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنْجِيهِ
And all, all that is on earth,- so it could deliver him:
014. (Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian mengharapkan tebusan itu dapat menyelamatkannya) dapat membebaskannya dari azab itu. Lafal ayat ini diathafkan kepada lafal yaftadii.

كَلا إِنَّهَا لَظَى
By no means! for it would be the Fire of Hell!-
015. (Sekali-kali tidak dapat) lafal ini merupakan sanggahan terhadap apa yang dia harapkan itu (sesungguhnya neraka ini) neraka yang mereka saksikan itu (adalah api yang bergejolak) lafal lazhaa adalah nama lain dari neraka Jahanam, dinamakan demikian karena apinya bergejolak membakar orang-orang kafir.

نَزَّاعَةً لِلشَّوَى
Plucking out (his being) right to the skull!-
016. (Yang mengelupaskan kulit kepala) asy-syawaa bentuk jamak dari lafal syawaatun, artinya kulit kepala.

تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّى
Inviting (all) such as turn their backs and turn away their faces (from the Right).
017. (Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling) dari iman; sebab neraka Jahanam itu mengatakan kepada mereka kemarilah, kemarilah.

وَجَمَعَ فَأَوْعَى
And collect (wealth) and hide it (from use)!
018. (Serta mengumpulkan) harta (lalu menyimpannya) menaruhnya di dalam peti simpanan dan tidak menunaikan hak Allah yang ada pada harta bendanya itu.

إِنَّ الإنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا
Truly man was created very impatient;-
019. (Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh-kesah) lafal haluu`an merupakan hal atau kata keterangan keadaan dari lafal yang tidak disebutkan, dan sekaligus sebagai penafsirnya.

إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا
Fretful when evil touches him;
020. (Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah) atau sewaktu ia ditimpa keburukan berkeluh kesah.

وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا
And niggardly when good reaches him;-
021. (Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir) sewaktu ia mendapat harta benda ia kikir, tidak mau menunaikan hak Allah yang ada pada hartanya itu.

إِلا الْمُصَلِّينَ
Not so those devoted to Prayer;-
022. (Kecuali orang-orang yang mengerjakan salat) yakni, orang-orang yang beriman.

الَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلاتِهِمْ دَائِمُونَ
Those who remain steadfast to their prayer;
023. (Yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya) terus-menerus mengerjakannya.

وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَعْلُومٌ
And those in whose wealth is a recognised right.
024. (Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu) yakni zakat.

لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ
For the (needy) who asks and him who is prevented (for some reason from asking);
025. (Bagi orang miskin yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa) yang tidak mau meminta-minta, demi memelihara kehormatannya sekalipun ia tidak punya.

وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ
And those who hold to the truth of the Day of Judgment;
026. (Dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan) yaitu, hari ketika semua orang mendapatkan balasan amal perbuatannya.

وَالَّذِينَ هُمْ مِنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ
And those who fear the displeasure of their Lord,-
027. (Dan orang-orang yang takut terhadap azab Rabbnya) mereka takut akan azab-Nya.

إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ
For their Lord’s displeasure is the opposite of Peace and Tranquillity;-
028. (Karena sesungguhnya azab Rabb mereka tidak dapat orang merasa aman) dari kedatangannya.

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ
And those who guard their chastity,
029. (Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya.)

إِلا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ
Except with their wives and the (captives) whom their right hands possess,- for (then) they are not to be blamed,
030. (Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki) yakni budak-budak perempuan (maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.)

فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ
But those who trespass beyond this are transgressors;-
031. (Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas) melanggar batas kehalalan menuju kepada keharaman.

وَالَّذِينَ هُمْ لأمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ
And those who respect their trusts and covenants;
032. (Dan orang-orang yang terhadap amanat-amanat mereka) menurut suatu qiraat lafal amaanaatihim dibaca dalam bentuk mufrad atau tunggal, sehingga bacaannya menjadi amaanatihim, yakni perkara agama dan duniawi yang dipercayakan kepadanya untuk menunaikannya (dan janji mereka) yang telah diambil dari mereka dalam hal tersebut (mereka memeliharanya) benar-benar menjaganya.

وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ
And those who stand firm in their testimonies;
033. (Dan orang-orang yang terhadap kesaksiannya) menurut suatu qiraat dibaca dalam bentuk jamak, sehingga bacaannya menjadi syahaadaatihim (mereka menunaikannya) mereka menegakkannya dan tidak menyembunyikannya.

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
And those who guard (the sacredness) of their worship;-
034. (Dan orang-orang yang memelihara salatnya) yaitu dengan mengerjakan pada waktunya.

أُولَئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُكْرَمُونَ
Such will be the honoured ones in the Gardens (of Bliss).
035. (Mereka itu dimasukkan ke dalam surga lagi dimuliakan.)

فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ
Now what is the matter with the Unbelievers that they rush madly before thee-
036. (Mengapakah orang-orang kami itu ke arahmu) menuju kepadamu (dengan bersegera) lafal muhthi`iina berkedudukan sebagai hal atau kata keterangan keadaan, yakni mereka selalu menatapkan pandangannya ke arahmu secara terus-menerus.

عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِينَ
From the right and from the left, in crowds?
037. (Dari kanan dan dari kiri) dari sebelah kananmu dan sebelah kirimu (dengan berkelompok-kelompok) secara bergerombol dan membentuk lingkaran di sekitarmu. Mereka berbuat demikian seraya mengatakan dengan nada mengejek, “Sungguh jika mereka, yakni orang-orang yang beriman, masuk ke dalam surga, niscaya kami benar-benar akan masuk ke dalamnya sebelum mereka. ” Maka Allah berfirman:

أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِنْهُمْ أَنْ يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ
Does every man of them long to enter the Garden of Bliss?
038. ( “Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan? “)

كَلا إِنَّا خَلَقْنَاهُمْ مِمَّا يَعْلَمُونَ
By no means! For We have created them out of the (base matter) they know!
039. (Sekali-kali tidak!) kalimat ini merupakan sanggahan terhadap mereka yang ingin masuk surga, padahal mereka kafir. (Sesungguhnya Kami ciptakan mereka) sama dengan selain mereka (dari apa yang mereka ketahui) yakni dari air mani; maka tidak cukup hanya dengan itu mereka mengharapkan surga, karena sesungguhnya surga itu hanya dapat diharapkan bagi orang-orang yang bertakwa.

فَلا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُونَ
Now I do call to witness the Lord of all points in the East and the West that We can certainly-
040. (Maka) huruf laa di sini adalah huruf zaidah (Aku bersumpah dengan nama Rabb yang memiliki arah timur dan arah barat) yang memiliki matahari, bulan dan bintang-bintang lainnya (sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.)

عَلَى أَنْ نُبَدِّلَ خَيْرًا مِنْهُمْ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ
Substitute for them better (men) than they; And We are not to be defeated (in Our Plan).
041. (Untuk mengganti) mereka (dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan sekali-kali Kami tidak dapat dikalahkan) tidak ada yang dapat mengalahkan Kami dalam hal ini.

فَذَرْهُمْ يَخُوضُوا وَيَلْعَبُوا حَتَّى يُلاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ
So leave them to plunge in vain talk and play about, until they encounter that Day of theirs which they have been promised!-
042. (Maka biarkanlah mereka) tinggalkanlah mereka (tenggelam) dalam kebatilan (dan bermain-main) dalam keduniaan (sampai mereka menjumpai) menemui (hari yang diancamkan kepada mereka) yang pada hari itu ada azab bagi mereka.

يَوْمَ يَخْرُجُونَ مِنَ الأجْدَاثِ سِرَاعًا كَأَنَّهُمْ إِلَى نُصُبٍ يُوفِضُونَ
The Day whereon they will issue from their sepulchres in sudden haste as if they were rushing to a goal-post (fixed for them),-
043. (Yaitu pada hari mereka keluar dari kubur) dari tempat-tempat mereka dikubur (dengan cepat) menuju ke padang Mahsyar tempat mereka dihimpunkan (seakan-akan mereka pergi kepada berhala-berhala) menurut suatu qiraat dibaca nushubin, artinya sesuatu yang dibangun untuk pertanda atau tugu, yang dimaksud adalah berhala-berhala (dengan cepatnya) mereka pergi dengan cepat seakan-akan pergi kepada berhala-berhala mereka.

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ذَلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ
Their eyes lowered in dejection,- ignominy covering them (all over)! such is the Day the which they are promised!
044. (Dalam keadaan hina) atau nista (pandangan mereka karena diliputi) diselimuti (oleh rasa hina. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka) lafal dzaalika menjadi mubtada, dan lafal-lafal sesudahnya berkedudukan menjadi khabarnya; makna yang dimaksud adalah hari kiamat.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: